Meski Persiapan Mepet  Arek-arek Tampil Prima Dalam Wisuda

Foto : Ami Larasati berfoto bersama para penari lainnya.

Surabaya, 8 Oktober 2011 –  Pagi hingga siang hari, Sabtu(8/9/2011) Kampus UWK Suwabaya penuh sesak  dengan para Wisudawan dan keluarganya. Hari itu hajatan tiap semester yang digelar di Bangsal Pancasila berjalan meriah dan penuh pesona.

Prosesi Raden Wijaya yang dimainkan oleh 25 orang mahasiswa yang tergabung dalam UKM Karawitan dan Tari “Kusuma Larasati” menjadi daya tarik tersendiri acara Wisuda tersebut. Tidak sekedar sebuah prosesi yang menggambarkan kebesaran Raden Wiajaya yang diiringi para Patih, Manggolo yudo, Danyang-danyang, serta para Penari. Nah para penari inilah yang menjadi roh dari prosesi Raden Wiajaya ini.

Wisuda kali ini seorang penari  senior tidak lagi bisa ikut memberikan warna prosesi Raden Wiajaya tersebut. Penari itu Ami Larasati. Dia tidak lagi bisa menari di acara wisuda karena memang kali ini dia yang diwisuda bersama dengan para wisudawan yang berjumalah sekitar 600  orang.

Para penari yang tampil kali ini; Nia Larasasti, Mita Larasati, Ana Larasati, Ani Larasati. Sedang penari Gandewo oleh; Soraya Larasati, Anggi Larasati. Pemanah oleh Chairunisa. Raja dan Ratu diperankan oleh Resa dan Martha.

Di samping acara prosesi Raden Wijaya , arek-arek Kusuma Larasati juga menampilkan gending-gending Karawitan mulai dari yang klasik sampai dengan campursari.

Para pemain karawitan antara lain; Citra Larasati (Sinden), Argo Kusuma (Wiraswara), Dian Larasati (Sinden), Waisal (Wiraswara). Sementara Peking dipegang oleh Triwin Larasati , Saron oleh Kristin Larasati, Ali Kusuma, dan Niken Larasati. Selain itu Nabila Larasati memegang Bonang,   Bayu Kusuma memegang Kenong, Tris Kusuma memegang keyboard. Sedang Pak Wibi (Kendang), Pak Mun (gong), dan Pak Sukri (Gambang).

Pada wisuda kali ini persiapan UKM Karawitan dan Tari hanya ada waktu 4 hari, hal ini karena masa liburan baru usai dan Bangsal Pancasila hingga H-3 masih dipakai acara lain sehingga  arek-arek tidak bisa latihan maksimal. Namun hasilnya tidak mengecewakan. (kl-05, kl-08)

BERITA DAN FOTO TERKAIT : 

Tag : Tari Tradisional, Wisuda, Budaya Bangsa,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s